Skip to content

Jelani Christo, SH, MH: Advokat Pejuang Keadilan Tanpa Bayaran

Jelani Christo, SH, MH adalah seorang pemuda yang terpanggil untuk membantu mereka yang membutuhkan akses keadilan tanpa batasan biaya, lahir pada tanggal 7 Juli 1975 di Sintang, Kalimantan Barat. Dari kecil, Jelani Christo telah menunjukkan semangat luar biasa dalam bidang hukum, dan latar belakang pendidikannya yang kuat telah membawanya menjadi seorang pengacara terkemuka yang peduli dengan nasib masyarakat yang kurang mampu.

Perjalanan Pendidikan dan Karier

Jelani Christo menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Nomor 6 Sintang, Kalimantan Barat, pada tahun 1987. Kemudian, beliau melanjutkan ke SMP Swasta Harapan Baru di Bekasi dan menyelesaikan pendidikan menengahnya di STM Fensensius, Jakarta Timur, pada tahun 1994. Setelah menamatkan studi sarjana hukum (S1) dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada tahun 2012, Jelani Christo tidak berhenti sampai di situ dan melanjutkan pendidikan tingkat magister (S2) di Universitas Pembangunan Nasional Negeri Jakarta, lulus pada tahun 2015. Sehingga menyandang gelar Jelani Christo, SH, MH.

Dengan bekal pendidikan yang mumpuni, Jelani Christo memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai seorang pengacara. Namun, lebih dari sekadar praktik hukum, beliau ingin memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat.

Berita Nenek dilaporkan mencuri

Oleh karena itu, beliau fokus pada kasus-kasus pro bono, membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum namun tidak memiliki kemampuan finansial untuk membayar jasa pengacara.

Jasa Pengacara untuk Keadilan Sosial

Ketika menangani nenek yang dilapor mencuri

Jelani Christo menjadi sorotan publik ketika banyak kasus yang ditanganinya menjadi viral. Dalam kasus-kasus tersebut, beliau mampu membantu masyarakat yang tidak bisa mengakses keadilan tanpa bantuan dari seorang pengacara. Di antara kasus-kasus yang berhasil diselesaikan oleh Jelani Christo adalah kasus seorang nenek di Mempawah yang dituduh mencuri 20 buah kelapa dan kasus seorang pesulap merah.

Selain mengurus kasus-kasus individu, Jelani Christo juga tengah berjuang menyelesaikan kasus yang melibatkan perusahaan dan masyarakat di Kalimantan Tengah. Perjuangan beliau dalam kasus-kasus ini menunjukkan dedikasinya untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat, khususnya bagi pihak yang mungkin tidak memiliki sumber daya yang memadai untuk berhadapan dengan perusahaan besar.

Menghadapi Kasus Pembunuhan dan Perlakuan Tak Layak di Penjara

Selain berfokus pada kasus-kasus sosial, Jelani Christo juga memiliki semangat untuk mencari keadilan bagi para korban kejahatan. Beliau saat ini tengah menangani kasus pembunuhan Sri Mulyani di Sambas yang melibatkan tunangannya yang merupakan oknum TNI. Dengan ketekunan dan kecermatannya, beliau berusaha mengungkap kebenaran di balik tragedi tersebut dan memastikan bahwa pihak yang bersalah dihadapkan pada proses hukum yang adil.

Selain itu, Jelani juga tergerak untuk memperjuangkan hak-hak para narapidana dengan gangguan mental yang diperlakukan tidak manusiawi di dalam penjara kelas 2 Pontianak. Menurutnya, penjara bukanlah tempat untuk orang-orang gila, melainkan rumah sakit jiwa yang sesuai untuk memberikan perawatan dan dukungan bagi mereka hingga sembuh.

Orang Gila dimasukkan ke penjara, seharusnya ke rumah sakit jiwa.

Motivasi dan Semangat Melayani

Dorongan utama dalam hidup Jelani Christo adalah melayani, bukan dilayani. Motto ini menggambarkan semangatnya dalam membantu mereka yang membutuhkan akses keadilan, terutama bagi masyarakat yang kurang beruntung secara finansial. Dedikasi beliau untuk membela hak-hak masyarakat yang memerlukan bantuan hukum telah membuka jalan menuju keadilan sosial yang lebih luas.

Bersama Lawyer terkenal bapak Hotman Paris Hutapea

Dalam perjalanan hidupnya, Jelani Christo telah membuktikan bahwa menjadi seorang pengacara bukan hanya tentang mengurus kasus dan mengumpulkan penghasilan. Baginya, profesinya adalah panggilan untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Dengan tekad dan semangatnya yang tak kenal lelah, beliau terus berjuang untuk mewujudkan keadilan sosial dan hak-hak setiap individu, tanpa pandang bulu atau latar belakang sosial dan ekonomi. Semoga semangatnya terus menginspirasi banyak orang untuk berbuat baik dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih adil bagi semua pihak.

Profile LBH MBK

Lembaga Bantuan Hukum LBH Mandau Borneo Keadilan: Keadilan untuk Semua

Sekilas

Keadilan merupakan hak fundamental bagi setiap warga negara dan individu di seluruh dunia. Dalam upaya mewujudkan keadilan bagi semua orang, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mandau Borneo Keadilan hadir sebagai salah satu institusi yang berperan penting dalam memberikan akses terhadap bantuan hukum bagi masyarakat Indonesia. Artikel ini akan mengulas tentang LBH Mandau Borneo Keadilan, termasuk sejarah, visi, misi, layanan, serta kontak untuk konsultasi hukum secara online.

Sejarah

LBH Mandau Borneo Keadilan didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU 04506.50.10.2014. Lembaga ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat dalam memahami hak-hak hukum mereka. Didirikan atas dorongan para aktivis sosial, advokat, dan tokoh masyarakat, LBH Mandau Borneo Keadilan berkomitmen untuk menghadirkan keadilan bagi semua kalangan, terutama bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

Visi dan Misi

Visi

Menjadi lembaga bantuan hukum yang terpercaya, profesional, dan berkomitmen untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Misi

a. Memberikan pelayanan bantuan hukum secara adil dan transparan bagi setiap individu yang membutuhkan.
b. Mengedepankan etika dalam praktek hukum dan menjunjung tinggi nilai keadilan.
c. Meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat melalui program edukasi dan pelatihan.
d. Mengadvokasi perubahan kebijakan hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat.

Layanan

LBH Mandau Borneo Keadilan menawarkan beragam layanan untuk memastikan akses terhadap keadilan bagi semua. Layanan-layanan tersebut meliputi, namun tidak terbatas pada:

a. Konsultasi Hukum Secara Online
LBH Mandau Borneo Keadilan menyediakan layanan konsultasi hukum secara online melalui platform tertentu. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan individu yang kesulitan mengakses kantor fisik untuk mendapatkan bantuan hukum.

b. Pendampingan Hukum
Lembaga ini menyediakan pendampingan hukum bagi individu atau kelompok yang membutuhkan representasi hukum dalam proses peradilan, mediasi, atau proses hukum lainnya.

c. Advokasi dan Kampanye
LBH Mandau Borneo Keadilan berperan aktif dalam melakukan advokasi dan kampanye terkait isu-isu hukum dan keadilan sosial yang relevan dengan masyarakat.

d. Edukasi Hukum
Lembaga ini juga mengadakan program edukasi hukum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak hukum dan kewajiban mereka.

Kontak

Jika Anda membutuhkan konsultasi hukum atau ingin menghubungi LBH Mandau Borneo Keadilan, Anda dapat menghubungi salah satu dari contact person berikut:

  • Jelani Christo, S.H., M.H (+62 812-8999-8922)
  • Jajang JZ, S.H (+62 878-7347-2613)
  • Gadson A Mihing (+62 821-1768-8488)

Tim LBH Mandau Borneo Keadilan siap membantu Anda dengan penuh dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan akses terhadap keadilan.

Tentang kami

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mandau Borneo Keadilan merupakan lembaga yang berdedikasi tinggi untuk mewujudkan keadilan bagi semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan layanan konsultasi hukum secara online dan beragam program lainnya, LBH Mandau Borneo Keadilan berupaya memberikan akses terhadap bantuan hukum yang adil dan transparan. Semangat keadilan untuk semua tetap menjadi panduan dalam setiap langkah dan advokasi yang dijalankan oleh lembaga ini.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »