Skip to content

Sistem Belajar Kita Harus Berubah

Mengasah Keterampilan Lewat Model Bermain dan Literasi

Pendidikan adalah kunci untuk sukses dimasa depan. Namun, saat ini banyak yang merasa bahwa sistem belajar yang ada kurang efektif dalam mempersiapkan siswa untuk hidup di dunia nyata. Oleh karena itu, sebuah perubahan dalam sistem belajar diperlukan. Salah satu alternatif yang menarik adalah model bermain yang diadopsi oleh beberapa sekolah menengah di Australia.

Model bermain ini memungkinkan siswa untuk mengasah keterampilan yang mereka minati dengan cara yang menyenangkan. Mereka membuat kue, berolahraga, atau belajar matematika dan membuat essay setelahnya. Tidak hanya itu, siswa juga dibiasakan untuk menceritakan pengalaman mereka di depan kelas. Hal ini membantu mereka meningkatkan kemampuan literasi.

Tidak seperti sistem belajar tradisional yang fokus pada hafalan dan rumus-rumus, model bermain ini memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam mengeluarkan kemampuan mereka. Mereka dapat membaca, praktek, berdiskusi, bermain peran, dan membuat essay yang membuat mereka lebih ekspresif dan lebih bersemangat dalam belajar.

Dalam model bermain ini, kolaborasi dan kerja sama antara siswa dan guru menjadi sangat penting. Guru harus lebih aktif dalam membantu siswa mengeksplorasi minat dan bakat mereka. Di sisi lain, siswa juga harus berusaha untuk mengasah keterampilan mereka sendiri dengan memanfaatkan waktu di luar kelas.

Dengan model belajar yang lebih menyenangkan, siswa akan lebih merasa terlibat dalam proses belajar mereka. Mereka akan merasa bangga dengan kelebihan masing-masing dan passion yang mereka miliki. Ini membuat mereka lebih bersemangat dan lebih PD dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kita harus belajar dari pengalaman Australia dan mencoba mengadopsi model bermain ini dalam sistem belajar kita sendiri. Memungkinkan siswa untuk mengasah keterampilan mereka melalui aktivitas yang menyenangkan adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi mereka. Dalam sistem belajar yang lebih terlibat dan lebih bersemangat ini, siswa akan lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.

Sumber dari Whatsapp Group

noname

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »